L’Oreal raih untung besar saat Bursa Prancis melemah

Paris (ANTARA News) –  Saham-saham di Bursa Prancis berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat (19/10) dengan indeks acuan CAC-40 di Paris melemah 0,63 persen atau 32,13 poin menjadi 5.084,66 poin, namun saham perusahaan kecantikan L’Oreal justru naik.

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40, tercatat 25 saham mengalami penurunan harga.

Operator telekomunikasi Prancis, Bouygues, anjlok 11,86 persen, mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Disusul oleh saham perusahaan produsen ban Prancis Michelin yang jatuh 11,28 persen, serta perusahaan transformasi digital terkemuka Prancis Atos kehilangan 5,01 persen.

Di sisi lain, perusahaan produk kecantikan terkemuka dunia L’Oreal meraih keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya meningkat 2,46 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan makanan terkemuka Danone yang menguat 1,56 persen, serta perusahaan global utama dalam desain, manufaktur dan distribusi lensa mata, frame dan kacamata hitam, EssilorLuxottica yang naik 1,12 persen.

Baca juga: Wall street ditutup bervariasi dengan indeks komposit Nasdaq anjlok

Baca juga: Dolar melemah tertekan data negatif ekonomi AS

Baca juga: investor enggan cari aset aman, harga emas pun turun
 

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Pasar saham Malaysia ditutup melemah

[unable to retrieve full-text content]IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

IHSG ditutup melemah searah bursa global

Jakarta (ANTARA News) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis ditutup melemah searah bursa saham global.

IHSG BEI ditutup melemah sebesar 23,37 poin atau 0,4 persen menjadi 5.845,24. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak turun 8,45 poin atau 0,91 persen menjadi 920,20.

“IHSG bergerak melemah searah bursa saham global seiring kekhawatiran investor terhadap kebijakan moneter the Fed,” kata analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, dengan kenaikan suku bunga Fed, maka Bank Indonesia diperkirakan menyesuaikannya, sehingga dikhawatirkan dapat mempengaruhi kinerja emiten.

“Dolar AS juga berpotensi melanjutkan penguatan yang dapat membebani kinerja perusahaan,” katanya.

Ia menambahkan sebagian investor juga memanfaatkan momentum untuk mengambil posisi ambil utung mengingat harga saham di dalam negeri telah menguat dalam beberapa hari terakhir.

Sementara itu, tercatat frekuensi perdagangan saham pada hari ini (18/10) sebanyak 354.419 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 7,79 miliar lembar saham senilai Rp5,38 triliun.

Sebanyak 187 saham naik, 195 saham menurun, dan 128 saham tidak bergerak nilainya.

Sedangkan, bursa regional di antaranya indeks Nikkei melemah 182,95 poin (0,8 persen) ke 22.658,16, indeks Hang Seng melemah 7,7 poin (0,03 persen) ke 25.454,52, dan indeks Strait Times melemah 1,43 poin (0,05 persen) ke posisi 3.069,67.

Baca juga: Analis: IHSG melemah terpengaruh hubungan AS-China yang memburuk
Baca juga: Bursa saham Singapura berakhir melemah 0,05 persen
Baca juga: Bursa saham China ditutup lebih rendah

 

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Bursa saham Singapura berakhir melemah 0,05 persen

Singapura (ANTARA News) – Saham-saham Singapura berakhir sedikit lebih rendah pada perdagangan Kamis, dengan indeks acuan STI (Straits Times Index) melemah 0,05 persen atau 1,43 poin menjadi 3.069,67 poin.

Sebanyak 1,98 miliar saham berpindah tangan senilai 927,5 juta dolar Singapura atau setara 673,37 juta dolar AS.

Sementara, sebut Xinhua, jumlah saham turun melebihi yang naik, sebanyak 208 saham terhadap 152 saham.

Pada Rabu (17/10/2018), indeks STI ditutup naik 1,21 persen atau 36,79 poin menjadi 3.071,1 poin.

Baca juga: Bursa saham Singapura berakhir naik 1,21 persen
 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Bursa saham Singapura berakhir naik 1,21 persen

Singapura (ANTARA News) – Saham-saham Singapura berakhir lebih tinggi pada perdagangan Rabu, dengan indeks acuan STI (Straits Times Index) naik 1,21 persen atau 36,79 poin menjadi 3.071,10 poin.

Sebanyak 1,12 miliar saham berpindah tangan senilai 898,8 juta dolar Singapura (sekitar 653,82 juta dolar AS), dengan jumlah saham naik melebihi yang turun, sebanyak 232 saham terhadap 141 saham, sebut Xinhua.

Indeks STI ditutup turun 0,38 persen atau 11,66 poin menjadi 3.034,31 poin pada Selasa (16/10).

Baca juga: Bursa Singapura berakhir naik 21,78 poin

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Bursa saham China berakhir lebih tinggi

Beijing (ANTARA News) – Bursa saham China berakhir lebih tinggi pada perdagangan Rabu, dengan Indeks Komposit Shanghai naik 0,60 persen menjadi 2.561,61 poin.

Indeks Komponen Shenzhen, yang melacak saham-saham di bursa kedua China, berakhir menguat 0,91 persen menjadi 7.365,21 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks ChiNext, yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya NASDAQ China, bertambah 1,25 persen menjadi ditutup di 1.231,86 poin.

Baca juga: Bursa China menguat dengan Indeks komponen Shenzhen naik lebih tinggi

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Bursa Hong Kong dibuka naik 141,1 poin

Hong Kong (ANTARA News) – Saham-saham di Bursa Hong Kong dibuka lebih tinggi pada perdagangan Selasa, dengan Indeks Hang Seng (HSI) naik 141,10 poin atau 0,55 persen, menjadi diperdagangkan di 25.586,16 poin.

Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: IHSG dibuka hanya naik tipis meski investor lakukan aksi beli

Baca juga: Wall Street jatuh terseret penurunan saham-saham teknologi

Baca juga: Saham Qantas tetap turun meski Bursa Australia dibuka menguat

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Bursa china dibuka bervariasi dengan Indeks Komposit Shanghai turun

Beijing (ANTARA News) –  Saham-saham di Bursa China dibuka bervariasi pada perdagangan Selasa pagi, dengan Indeks Komposit Shanghai sedikit melemah 0,01 persen menjadi diperdagangkan di 2.567,76 poin.

Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China, dibuka naik tipis 0,01 persen menjadi diperdagangkan pada 7.444,94 poin.

Sementara itu, indeks ChiNext, yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya NASDAQ China, berkurang 0,05 persen menjadi diperdagangkan di 1.249,56 poin. Demikian laporan yang dikutip dari Reuters.

Baca juga: IHSG dibuka hanya naik tipis meski investor lakukan aksi beli

Baca juga: Wall Street jatuh terseret penurunan saham-saham teknologi

Baca juga: Saham Qantas tetap turun meski Bursa Australia dibuka menguat

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Sri Mulyani diidolakan para delegasi

(Antara)-Salah satu Menteri Keuangan Republik Indonesia yang kerap mengharumkan dan membanggakan nama bangsa Indonesia adalah Sri Mulyani Indrawati. Ia juga menjadi bintang selama pertemuan tahunan IMF-World Bank Group 2018 berlangsung pada 8-14 Oktober 2018 di Nusa Dua, Bali.

Bursa Wall Street ditutup menguat setelah dua hari jatuh

New York (ANTARA News) – Saham-saham di bursa Wall Street berbalik naik atau rebound pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah dua hari berturut-turut jatuh, karena kekhawatiran atas kenaikan suku bunga berkurang dan laporan laba perusahaan menjadi lebih baik dari yang diperkirakan.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 287,16 poin atau 1,15 persen, menjadi ditutup di 25.339,99 poin. Indeks S&P 500 bertambah 38,76 poin atau 1,42 persen, menjadi berakhir di 2.767,13 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup 167,83 poin atau 2,29 persen lebih tinggi, menjadi 7.496,89 poin.

Di sisi pelaporan laba emiten, dikutip dari Xinhua, J.P. Morgan Chase melampaui ekspektasi para analis untuk laba dan pendapatan kuartal ketiga pada Jumat (12/10), karena hasil perbankan ritel yang lebih baik dari perkiraan mengimbangi pelemahan dalam perdagangan obligasi.

Bank AS terbesar berdasarkan aset itu melaporkan bahwa pendapatannya naik lima persen menjadi 27,82 miliar dolar AS dan laba per sahamnya meningkat 33 persen menjadi 2,34 dolar AS.

Wells Fargo melaporkan pendapatan 21,9 miliar dolar AS dan laba bersih per saham 1,13 dolar AS, keduanya mengalahkan ekspektasi para analis.

Citigroup juga melaporkan laba yang lebih baik dari perkiraan tetapi pendapatannya lebih rendah dari perkiraan. Pada kuartal ketiga, laba per saham Citigroup mencapai 1,73 dolar AS dengan pendapatannya 18,39 miliar dolar AS.

Para investor memperkirakan musim pelaporan laba perusahaan-perusahaan yang kuat lainnya.

Di sisi ekonomi, pengukur sentimen konsumen awal Universitas Michigan untuk Oktober mencapai 99,0, lebih rendah dari perkiraan para analis sebesar 100,4.

Saham-saham AS jatuh dalam dua sesi sebelumnya, menderita kerugian tajam yang dipicu oleh kenaikan suku bunga baru-baru ini dan penjualan saham-saham teknologi.

Ketiga indeks utama, Dow, S&P 500 dan Nasdaq, telah kehilangan lebih dari 5,0 persen penurunan pada Rabu (10/10) dan Kamis (11/10).

Baca juga: Bursa Wall Street perpanjang penurunan, indeks Dow merosot 545,91 poin
Baca juga: Pembelian aset “safe haven” dorong harga emas melonjak hampir tiga persen
Baca juga: Indeks DAX-30 Jerman berakhir turun 0,13 persen

 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Indeks FTSE-100 Inggris ditutup berkurang 0,16 persen

London (ANTARA News) – Saham-saham Inggris ditutup lebih rendah pada perdagangan Jumat (12/10), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London berkurang 0,16 persen atau 11,02 poin, menjadi 6.995,91 poin.

Scottish Mortgage Investment Trust, sebuah investment trust yang diperdagangkan secara publik, melonjak 5,85 persen, menjadi peraih keuntungan teratas (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham Barratt Developments dan Fresnillo, yang masing-masing meningkat 5,33 persen dan 4,46 persen.

Sementara itu, dikutip dari Xinhua, Imperial Brands, raksasa tembakau, menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya anjlok 6,03 persen.

Disusul oleh British American Tobacco, perusahaan rokok multinasional Inggris, yang turun 3,91 persen, serta United Utilities Group, perusahaan air terbesar di Inggris, merosot 2,41 persen.

Baca juga: Bursa Inggris berakhir merosot 1,94 persen
 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Indeks DAX-30 Jerman berakhir turun 0,13 persen

Frankfurt (ANTARA News) – Saham-saham Jerman berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat (12/10), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt turun 15,54 poin atau 0,13 persen, menjadi 11.523,81 poin.

Perusahaan kimia dan farmasi multinasional Bayer kehilangan 2,3 persen, mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Disusul oleh saham perusahaan perawatan kesehatan Eropa Fresenius SE dan perusahaan bahan bangunan multinasional HeidelbergCement, yang masing-masing turun 2,15 persen dan 2,06 persen.

Di sisi lain, menurut Xinhua, saham perusahaan penyedia teknologi internet dan jasa-jasa keuangan global Wirecard menguat 3,70 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham maskapai penerbangan Jerman Lufthansa yang meningkat 2,10 persen, serta spesialis ban Continental naik 1,67 persen.

Perusahaan perangkat lunak multinasional Jerman SAP adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari dengan omset mencapai 396,71 juta euro (458,99 juta dolar AS).

Baca juga: Indeks Jerman ditutup melemah 1,48 persen, saham Bayer paling aktif
 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Saham Prancis ditutup melemah, termasuk L’Oreal turun 1,92 persen

Paris (ANTARA News) – Saham-saham Prancis ditutup lebih rendah pada perdagangan Jumat (12/10), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris melemah 0,2 persen atau 10,39 poin, menjadi 5.095,98 poin.

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40, tercatat 20 saham mengalami penurunan harga.

Produsen peralatan mobil Prancis Valeo, meningkat 3,29 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh perusahaan kedirgantaraan Eropa Airbus yang menguat 3,01 persen, serta kelompok aviasi Prancis Safran naik 2,16 persen.

Sementara itu, sebut Xinhua, investor properti komersial multinasional Prancis Unibail-Rodamco kehilangan 2,74 persen, mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham perusahaan farmasi multinasional Prancis Sanofi yang merosot 2,17 persen, serta perusahaan kosmetik internasional Prancis L`Oreal turun 1,92 persen.

Baca juga: Indeks CAC-40 Prancis berakhir turun 1,92 persen
 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IHSG melemah terpengaruh sentimen global

Jakarta (ANTARA News) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis dibuka melemah dipengaruhi sentimen global.

IHSG dibuka melemah 86,67 poin atau 1,49 persen menjadi 5.733,99. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 21,59 poin atau 2,37 persen menjadi 893,38.

Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Kamis mengatakan konflik perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok yang kembali memanas menekan bursa saham global.

“Trump (Presiden AS Donald Trump) menyatakan siap meningkatkan tarif impor lebih lanjut terhadap produk Tiongkok,” katanya.

Di sisi lain, lanjut dia, pergerakannya IHSG juga terbebani oleh kekhawatiran peningkatan inflasi di dalam negeri menyusul kenaikan bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi.

Kendati demikian, lanjut dia, hasil survei ekonomi Indonesia yang dilakukan oleh Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) bahwa keadaan ekonomi Indonesia menunjukkan hasil pertumbuhan positif meski sedang mengalami tekanan penurunan ekonomi global, dapat menjadi sentimen yang menahan pelemahan IHSG lebih dalam.

“Ekonomi Indonesia dinilai semakin berkembang sehat dan bonus demografi akan semakin mempercepat pertumbuhan,” katanya.

Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei melemah 922,50 poin (3,92 persen) ke 22.583,53, indeks Hang Seng melemah 862,57 poin (3,29 persen) ke 25.330,50, dan indeks Strait Times melemah 76,92 poin (2,46 persen) ke posisi 3.054,56.

Baca juga: IHSG dibuka melemah 86,67 poin
Baca juga: Ikuti Wall Street, bursa saham Tokyo dibuka turun tajam

Baca juga: Wall Street turun tajam akibat kekhawatiran kenaikan suku bunga
 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Bursa saham China ditutup bervariasi, Komposit Shanghai menguat

Beijing (ANTARA News) – Bursa saham China ditutup bervariasi pada perdagangan Rabu, dengan Indeks Komposit Shanghai menguat 0,18 persen menjadi 2.725,84 poin.

Indeks Komponen Shenzhen, yang melacak saham-saham di bursa kedua China, berakhir turun 0,44 persen menjadi 8.010,69 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks ChiNext, yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya NASDAQ China, bertambah 0,06 persen menjadi ditutup di 1.346,7 poin.

Baca juga: Bursa China dibuka menguat
Baca juga: Bursa saham China ditutup bervariasi

 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Bursa Seoul melemah 7,45 poin

Seoul (ANTARA News) – Bursa saham Seoul dibuka lebih rendah pada perdagangan Senin pagi, dengan indikator utama Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) melemah 7,45 poin atau 0,33 persen, menjadi 2.260,07 poin dalam 15 menit pertama perdagangan.

Mata uang Korea Selatan dikutip di 1.131,05 won terhadap dolar AS pada pukul 09.15 waktu setempat, turun 0,65 won dari penutupan akhir pekan lalu. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Awal pekan IHSG menguat 3,37 poin

Baca juga: Bursa Hong Kong dibuka naik 145,03 poin

Baca juga: Setelah libur sepekan, Bursa China dibuka melemah

Baca juga: Bursa Australia dibuka turun, saham pertambangan rontok

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Saham Michelin naik di tengah Bursa Perancis ditutup anjlok

Paris (ANTARA News) –  Saham-saham Bursa Perancis ditutup lebih rendah pada perdagangan Jumat (5/10), dengan indeks acuan CAC 40 di Paris melemah 0,95 persen atau 51,49 poin, menjadi 5.359,36 poin.

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 tercatat 33 saham mengalami penurunan harga.

Perusahaan iklan dan hubungan masyarakat multinasional Perancis Publicis Groupe meraih keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan sahamnya meningkat 1,18 persen.

Diikuti produsen ban multinasional asal Perancis Michelin yang menguat 1,17 persen, serta L`oreal, perusahaan perawatan pribadi Prancis, naik 0,40 persen.

Sementara itu, perusahaan elektronik dan produsen semikonduktor multinasional Perancis-Italia Stimcroelectronics mencatat kerugian paling besar (top loser) dari saham-saham unggulan, dengan sahamnya anjlok 4,91 persen.

Disusul oleh saham perusahaan perangkat lunak Eropa Dassault yang kehilangan 3,64 persen, serta peritel multinasional Prancis Carrefour turun 3,30 persen.

Baca juga: Wall Street kembali jatuh, saham-saham teknologi rontok

Baca juga: Bursa Jerman anjlok, saham HeidelbergCement jeblok

Baca juga: Saham perusahaan baja rontok, Bursa Spanyol anjlok 0,65 persen

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Bursa Jerman anjlok, saham HeidelbergCement jeblok

Frankfurt (ANTARA News) – Saham-saham di bursa Jerman berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat (5/10), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt turun 132,24 poin atau 1,08 persen, menjadi 12.111,90 poin.

Kelompok energi RWE mengalami kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan sahamnya jatuh 8,67 persen.

Disusul oleh saham perusahaan bahan bangunan multinasional HeidelbergCement dan produsen material Covestro, yang masing-masing kehilangan 5,38 persen dan 2,89 persen.

Di sisi lain, pemasok peralatan dialisis ginjal Fresenius Medical meraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya menguat 0,63 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan reasuransi Munich Re dan Deutsche Bank yang masing-masing naik 0,54 persen dan 0,54 persen.

RWE adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari dengan omset mencapai 289,50 juta euro (332,92 juta dolar AS).

Baca juga: Wall Street kembali jatuh, saham-saham teknologi rontok

Baca juga: Saham perusahaan baja rontok, Bursa Spanyol anjlok 0,65 persen

Baca juga: Bursa Inggris ditutup anjlok 99,80 poin

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Wall Street kembali jatuh, saham-saham teknologi rontok

New York (ANTARA News) – Saham-saham di Wall Street jatuh untuk hari kedua berturut-turut pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), tertekan oleh kenaikan imbal hasil obligasi lagi setelah laporan pekerjaan solid mengakhiri satu minggu dengan data ekonomi yang kuat.

Indeks Dow Jones Industrial Average menurun 180,43 poin atau 0,68 persen, menjadi berakhir di 26.447,05 poin.

Indeks S&P 500 berkurang 16,04 poin atau 0,55 persen, menjadi ditutup di 2.885,57 poin.

Indeks Komposit Nasdaq berakhir 91,06 poin atau 1,16 persen lebih rendah, menjadi 7.788,45 poin.

Penurunan tersebut dipimpin oleh saham-saham kelas berat di sektor jasa-jasa teknologi dan komunikasi termasuk semua anggota yang disebut grup FAANG — Facebook, Amazon, Apple, Netflix dan perusahaan induk Google, Alphabet.

Tingkat pengangguran menurun menjadi 3,7 persen pada September, dan total lapangan kerja payroll atau gaji pekerja non-pertanian meningkat sebesar 134.000, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan pada Jumat (5/10). Namun, angka itu jauh di bawah kenaikan yang diharapkan para analis sebanyak 185.000 pekerjaan.

Kenaikan lapangan pekerjaan terjadi di jasa-jasa profesional dan bisnis, di perawatan kesehatan, serta di transportasi dan pergudangan, kata departemen itu.

Pada September, rata-rata penghasilan per jam untuk semua karyawan pada gaji non-pertanian swasta meningkat 8,00 sen AS menjadi 27,24 dolar AS. Selama setahun, rata-rata penghasilan per jam meningkat 73 sen AS atau 2,8 persen.

“Tidak diragukan lagi pasar kerja di Amerika Serikat mungkin yang terbaik dalam satu generasi — tidak ada pertanyaan atau perdebatan tentang itu,” kata Ekonom senior di Ameriprise Financial Services Inc, Russell Price, di Troy, Michigan, seperti dikutip Reuters.

“Laporan pekerjaan telah menjadi sebuah laporan inflasi,” tambahnya.

Laporan pekerjaan mendorong imbal hasil obligasi AS yang lebih panjang lebih tinggi lagi, dengan obligasi AS bertenor 10-tahun menyentuh 3,248 persen. Itu menumpuk lebih banyak tekanan pada saham-saham AS, yang diperdagangkan mendekati rekor tertinggi.

Para investor terus resah atas kenaikan imbal hasil obligasi yang mencapai tertinggi baru sejak 2011 pada Jumat (5/10).

Lonjakan suku bunga obligasi dimulai pada Rabu (3/10), didorong oleh data ekonomi yang kuat. Sementara itu, komentar terbaru dari pejabat tinggi Federal Reserve juga memicu imbal hasil obligasi lebih lebih tinggi.

Baca juga: Kenaikan imbal hasil obligasi dorong Wall Street berakhir lemah

Ketua Fed Jerome Powell pada Rabu (3/10) mengatakan bahwa bank sentral AS memiliki jalan panjang untuk pergi sebelum suku bunga mencapai tingkat netral, menunjukkan bahwa kenaikan suku bunga masih akan berlanjut.

Data yang kuat dan komentar dari pejabat The Fed dapat menjadi bullish untuk ekuitas, tetapi itu datang dengan efek samping memiliki kekhawatiran pada inflasi yang lebih besar dan kenaikan suku bunga, yang pada gilirannya adalah negatif untuk ekuitas, para ahli mencatat.

Baca juga: Saham perusahaan baja rontok, Bursa Spanyol anjlok 0,65 persen

Baca juga: Bursa Inggris ditutup anjlok 99,80 poin

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

BI bilang terus berada di pasar untuk stabilkan rupiah

Jakarta, (ANTARA News) – Bank Indonesia tidak akan berdiam diri dan tetap melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah di pasar menghadapi tekanan yang cukup besar yang telah mengakibatkan rupiah terdepresiasi melewati level psikologis baru di Rp15.000 per dolar AS pada Selasa (2/10) atau tingkatan terlemah dalam beberapa tahun terakhir.

“BI terus berada di pasar menstabilkan rupiah yang tekanannya cukup besar,” kata Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo ketika dihubungi Antara News di Jakarta, Rabu.

Setelah diperdagangkan pada level yang menembus Rp15.000 per dolar AS, Selasa kemarin, mata uang Garuda Rabu pagi ini masih terkulai di level pelemahan yang sama. Hingga pukul 10.00 WIB, rupiah di pasar spot diperdagangkan di Rp15.082 per dolar AS atau melemah 40 poin dibanding penutupan Senin (2/10).

Memantau Kurs Refrensi Jakarta Interbank Spot Dolar AS (Jisdor) yang diumumkan BI pada Rabu ini, rupiah melemah 100 poin di Rp15.088 dibanding Selasa (2/10) yang Rp14.988.

Baca juga: Ini dua penyebab kurs rupiah tembus Rp15.000

Sementara itu, Ekonom INDEF Bhima Yudhistira mengatakan bahwa faktor global dan domestik sama-sama mendominasi pegerakan rupiah pekan ini.
Menurutnya, faktor tersebut  antara lain kenaikan harga minyak mentah hingga 85 dolar AS per barel atau melonjak 28 persen secara tahun berjalan (ytd) disebabkan oleh berkurangnya pasokan setelah aksi pemboikotan minyak Iran yang diserukan Presiden AS Donald Trump.

Sedangkan faktor domestik, di antaranya, ujar Bhima, sentimen dari proyeksi pertumbuhan ekonomi kuartal III 2018 yang diperkirakan berada di 5,1 persen atau lebih rendah dibanding kuartal II 2018 yang 5,27 persen. Angka deflasi 0,18 persen (mtm) pada September 2018 juga belum memberikan sentimen positif.

Baca juga: Rupiah selasa sore melemah jadi Rp15.013
Baca juga: Menkeu katakan perbankan cukup kuat respon Rupiah Rp15.000/dolar

Pewarta:
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IHSG dibuka menguat seiring aksi beli selektif

Jakarta, (ANTARA News) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia, Rabu, dibuka menguat tipis seiring aksi beli investor secara selektif.

IHSG dibuka menguat 1,74 poin atau 0,03 persen menjadi 5.877,36. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 0,45 poin atau 0,07 persen menjadi 930,11.

Analis senior CSA Research Institute, Reza Priyambada mengatakan sebagian investor yang melakukan aksi beli dengan memanfaatkan harga saham yang telah bergerak melemah menopang IHSG.

“Penguatan lebih disebabkan faktor teknikal, investor melakukan aksi beli selektif,” katanya.

Kendati demikian, menurut dia, penguatan IHSG relatif terbatas di tengah minimnya sentimen positif yang beredar, terutama dari dalam negeri. “Investor diharapkan tetap mewaspadai berbagai sentimen yang dapat membuat IHSG kembali melemah,” katanya.

Kepala Riset Valbury Sekuritas, Alfiansyah menambahkan sentimen kenaikan harga minyak dan memanasnya perang dagang Amerika Serikat dengan Tiongkok serta sikap Korea Utara tidak akan melakukan denuklirisasi, masih menjadi faktor yang menahan IHSG melaju lebih tinggi.

“Hubungan AS dengan Tiongkok semakin memanas, menyusul pembatalan kunjungan Menteri Pertahanan AS ke Tiongkok akhir bulan ini,” katanya.

Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei melemah 59,59 poin (0,25 persen) ke 24.211,02, indeks Hang Seng menguat 25,60 poin (0,09 persen) ke 27.151,98, dan indeks Strait Times menguat 22,16 poin (0,68 persen) ke posisi 3.264,81.

Baca juga: Analis: Investor mulai beli saham berkapitalisasi besar

Baca juga: IHSG melemah terpengaruh pergerakan rupiah
 

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Kesepakatan NAFTA dorong pasar saham Asia menguat

Tokyo (ANTARA News) – Pasar saham Asia menguat pada perdagangan Selasa pagi, dengan kenaikan ekuitas Jepang ke tingkat tertinggi baru 27 tahun, merespons penguatan harga minyak mentah serta kesepakatan baru perjanjian perdagangan bebas Amerika Utara (NAFTA).

Amerika Serikat dan Kanada mencapai kesepakatan menit terakhir pada Minggu (30/9) untuk menyelamatkan NAFTA sebagai pakta trilateral dengan Meksiko, menyelamatkan zona perdagangan terbuka tiga negara senilai 1,2 triliun dolar AS yang nyaris hancur setelah hampir seperempat abad.

Indeks MSCI terluas dari saham Asia Pasifik di luar Jepang, sedikit berubah.

Pasar saham Australia naik 0,1 persen, KOSPI Korea Selatan naik 0,05 persen dan Nikkei Jepang naik 0,5 persen.

“Kesepakatan NAFTA adalah prestasi yang berhasil dicapai Presiden Trump sebelum pemilihan paruh waktu AS, kehati-hatian di pasar yang lebih luas sedang surut untuk sementara waktu,” kata Masahiro Ichikawa, ahli strategi senior di Sumitomo Mitsui Asset Management, seperti dikutip Reuters.

Pasar keuangan China ditutup selama seminggu mulai 1 hingga 5 Oktober untuk hari libur nasional.

Dow naik 0,73 persen dan S&P 500 naik 0,36 persen pada Senin (1/10) setelah kesepakatan untuk melestarikan NAFTA membantu meredakan kekhawatiran perdagangan.

Dolar Kanada diperdagangkan pada 1,2810 per dolar AS setelah reli ke angka tertinggi empat bulan 1,2782 semalam (Senin) setelah perjanjian perdagangan trilateral.

Euro sedikit berubah pada 1,1577 dolar setelah tergelincir 0,25 persen pada Senin (1/10) di tengah kekhawatiran baru tentang anggaran Italia yang banyak dililit utang.

Mata uang tunggal telah dirugikan oleh kekhawatiran bahwa peningkatan signifikan dalam anggaran Italia akan meningkatkan tingkat utang negara itu.

Dolar melayang sedikit di bawah angka tertinggi 11 bulan di 114,06 yen pada Senin (1/10), karena meningkatnya sentimen risiko investor membebani mata uang Jepang.

Indeks dolar terhadap sekeranjang enam mata uang utama berdiri di 95,289 setelah naik ke 95,373 semalam (Senin), tertinggi sejak 10 September.

Greenback menarik dukungan berkat kenaikan tipis pada imbal hasil surat utang AS, karena kenaikan pasar ekuitas menahan permintaan untuk surat utang sebagai salah satu aset safe haven.

Di komoditas, harga minyak mentah AS naik 0,35 persen menjadi 75,56 dolar AS per barel.

Kontrak telah melonjak hampir tiga persen menjadi 75,77 dolar AS per barel pada Senin (1/10), tertinggi sejak November 2014, karena kesepakatan untuk menyelamatkan NAFTA memicu ekspektasi pertumbuhan ekonomi dan sanksi-sanksi AS terhadap Iran juga semakin dekat.

Baca juga: Wall street ditutup bervariasi pasca-pejanjian dagang disepakati

Baca juga: Bursa Tokyo dibuka naik, seiring kesepakatan dagang Amerika Utara

Baca juga: Analis: Investor mulai beli saham berkapitalisasi besar

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Bursa Tokyo dibuka naik, seiring kesepakatan dagang Amerika Utara

Tokyo (ANTARA News) –  Bursa saham Tokyo dibuka menguat pada perdagangan Selasa pagi, menyusul kenaikan Dow Jones Industrial Average Senin malam (1/10), serta kesepakatan dagang Amerika Utara memberikan dukungan terhadap produsen mobil Jepang yang memiliki pabrik-pabrik di Amerika Serikat.

Pada pukul 09.15 waktu setempat, indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) naik 157,52 poin atau 0,65 persen, dari tingkat penutupan Senin (1/10), menjadi diperdagangkan di 24.403,28 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo menambahkan 17,55 poin atau 0,97 persen, menjadi diperdagangkan di 1.835,51 poin.

Kanada dan Amerika Serikat bersama Meksiko mencapai kesepakatan untuk perjanjian perdagangan bebas baru, yang disebut Perjanjian Amerika Serikat-Meksiko-Kanada (USMCA), menurut pernyataan bersama dari AS dan Kanada pada Minggu (30/9). USMCA akan menggantikan NAFTA yang berusia 24 tahun.

Saham-saham produk minyak dan batu bara, penambangan, dan yang terkait logam non-besi paling banyak mencatat kenaikan pada menit-menit pembukaan perdagangan pagi.

Baca juga: Seiring kenaikan bursa dunia, IHSG dibuka naik 2,64 poin

Baca juga: Analis: Investor mulai beli saham berkapitalisasi besar

Baca juga: Wall street ditutup bervariasi pasca-pejanjian dagang disepakati

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Nantikan pengumuman BPS, IHSG dibuka melemah tipis

Jakarta (ANTARA News) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin dibuka melemah tipis di tengah menanti pengumuman data ekonomi domestik oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

IHSG dibuka melemah 12,05 poin atau 0,2 persen menjadi 5.964,60. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 2,47 poin atau 0,26 persen menjadi 943,68.

“Sebagian investor menanti sejumlah data ekonomi nasional yang dirilis hari ini seraya mengambil posisi jual saham menahan pergerakan IHSG,” kata analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada di Jakarta, Senin.

Kendati demikian, menurut dia, tampaknya tidak sepenuhnya investor keluar dari pasar dengan menjual sahamnya mengingat pelemahan IHSG relatif terbatas.

“Pergerakan bursa saham di kawasan Asia yang positif diikuti dengan investor asing di dalam negeri yang melanjutkan aksi belinya membantu IHSG bertahan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah mengatakan kepastian kenaikan suku bunga the Fed menjadi salah satu faktor yang menahan tekanan IHSG lebih dalam.

“Selain faktor itu, kebijakan yang dilakukan Bank Indonesia dalam mengikuti perkembangan dari tren kenaikan suku bunga AS juga masih diapresiasi investor,” katanya.

Bursa regional di antaranya indeks Nikkei menguat 131,62 poin (0,55 persen) ke 24.251,66, indeks Kospi melemah 5,45 poin (0,23 persen) ke 2.338,02, dan indeks Strait Times menguat 0,62 poin (0,02 persen) ke posisi 3.257,62.

Baca juga: IHSG dibuka melemah 12,05 poin
Baca juga: IHSG lanjutkan penguatan setelah sentimen sesuai ekspektasi

 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

BRI resmi akusisi Danareksa Sekuritas

Jakarta (ANTARA News) –  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) TBK resmi mengakuisisi saham Danareksa Sekuritas dan Danareksa Investment Management dengan total nilai sekitar Rp819 miliar.

Aksi korporasi itu ditandai dengan penandatanganan perjanjian jual beli saham bersyarat yang dilakukan antara Direktur Utama Bank BRI, Suprajarto dengan Direktur Utama PT Danareksa (Persero) Arief Budiman sebagai pemegang saham Danareksa Sekuritas dan Danareksa Investment Management.

Transaksi jual beli saham antara Bank BRI dengan Danareksa (Persero) ini akan efektif setelah memenuhi persyaratan regulasi antara lain regulasi Otoritas Jasa Keuangan.
 
Direktur Utama Bank BRI, Suprajarto dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu menyampaikan perjanjian jual beli saham itu meliputi 67 persen saham Danareksa Sekuritas senilai Rp447 miliar dan 35 persen saham Danareksa Investment Management senilai Rp372 Miliar.

Transaksi itu, lanjut dia, dilatarbelakangi oleh strategi jangka panjang Bank BRI dalam membangun bisnis jasa keuangan dengan menyediakan layanan yang terintegrasi.

“Bank BRI terus berupaya melengkapi pelayanan dalam jasa keuangannya, agar dapat melayani berbagai macam kebutuhan nasabah dengan pelayanan yang lebih lengkap dan komprehensif,” ujarnya.

Saat ini, lanjut dia, Bank BRI telah memiliki lima perusahaan anak yaitu BRI Syariah, BRI Agro, BRI Life, BRI Finance, dan BRI Remittance.

“Penyertaan modal pada Danareksa Sekuritas dan Danareksa Investment Management, akan melengkapi layanan keuangan yang disediakan Bank BRI,” katanya.

Suprajarto menilai pertumbuhan bisnis perusahaan efek dan perusahaan investasi diperkirakan cukup menjanjikan seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan berbagai macam produk keuangan terutama bagi investor ritel, termasuk masyarakat kelas menengah dan meningkatnya kebutuhan segmen wholesale terhadap produk pasar modal.

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Akhir pekan Wall street ditutup bervariasi meski data ekonomi positif

New York (ANTARA News) –  Saham-saham di Wall Street bervariasi pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena para pelaku pasar mempertimbangkan beberapa data ekonomi utama terbaru.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 18,38 poin atau 0,07 persen, menjadi berakhir di 26.458,31 poin.

Indeks S&P 500 turun 0,02 poin atau kurang dari 0,01 persen, menjadi ditutup di 2.913,98 poin.

Indeks Komposit Nasdaq bertambah 4,38 poin atau 0,05 persen, menjadi 8.046,35 poin.

Sentimen konsumen AS melampaui angka tiga digit untuk ketiga kalinya sejak Januari 2004, menurut survei bulanan University of Michigan terhadap para konsumen yang dirilis Jumat (28/9).

Indeks mencapai 100,1 dalam pembacaan akhir September. Namun, angka tersebut di bawah 100,8 yang diperkirakan para ekonom yang disurvei oleh Reuters.

Sementara itu, pendapatan pribadi AS meningkat 60,3 miliar dolar AS atau 0,3 persen pada Agustus, sementara belanja konsumsi pribadi (PCE) meningkat 46,4 miliar dolar AS atau 0,3 persen, Departemen Perdagangan mengatakan Jumat (28/9).

Para pelaku pasar juga terus mencerna keputusan terbaru Federal Reserve (The Fed) tentang kebijakan moneter AS.

The Fed pada Rabu (26/9) menaikkan suku bunga jangka pendek sebesar seperempat persentase poin, kenaikan suku bunga ketiga tahun ini dan langkah kedelapan sejak akhir 2015.

“Mengingat realisasi dan ekspektasi kondisi-kondisi pasar kerja dan inflasi, Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memutuskan untuk menaikkan kisaran target suku bunga federal fund (FFR) menjadi 2,00 persen hingga 2,25 persen,” kata bank sentral dalam sebuah pernyataan setelah mengakhiri pertemuan dua hari.

The Fed mengatakan pasar tenaga kerja AS telah terus menguat dan kegiatan ekonomi telah meningkat pada tingkat yang kuat, dengan belanja rumah tangga dan investasi tetap (fixed investment) bisnis tumbuh kuat.

Bank sentral juga mengatakan baik inflasi maupun apa yang disebut inflasi inti untuk barang-barang selain makanan dan energi, mendekati target bank sentral sebesar 2,00 persen.

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Akhir pekan, Bursa Spanyol ditutup turun hingga 138,30 poin

Madrid (ANTARA News) –  Saham-saham di Bursa Spanyol berakhir turun pada perdagangan Jumat (28/9), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid turun 1,45 persen atau 138,30 poin, menjadi 9.389,20 poin.

Sebanyak 24 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 tercatat mengalami penurunan harga.

Bank Spanyol Bankia menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan sahamnya jatuh 3,68 persen.

Disusul oleh saham bank terbesar Spanyol Santander yang melemah 3,05 persen dan bank Sabadell turun 3,01 persen.

Di sisi lain, jaringan supermarket terbesar Spanyol, DIA, meraih keuntungan paling besar (top gainer), dengan sahamnya menguat 1,34 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan industri metalurgi Acerinox dan perusahaan energi terbarukan Siemens Gamesa, yang masing-masing naik 1,21 persen dan 1,07 persen.  Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Saham Hermes naik saat Bursa Perancis anjlok 46,92 poin

Baca juga: Saham Next ikut rontok saat Bursa Inggris melemah 35,24 poin

Baca juga: Saham Deutsche Bank rontok seiring anjloknya Bursa Jerman

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Saham Next ikut rontok saat Bursa Inggris melemah 35,24 poin

London (ANTARA News) – Saham-saham di Bursa Inggris ditutup lebih rendah pada perdagangan Jumat (28/9), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London melemah 0,47 persen atau 35,24 poin, menjadi 7.510,20 poin.

Randgold Resources, sebuah perusahaan penambangan emas, mencatat keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan sahamnya melambung 3,61 persen.

Diikuti oleh saham Micro Focus International dan Next, yang masing-masing meningkat 3,10 persen dan 3,04 persen.

Sementara itu, RSA Insurance Group, perusahaan asuransi umum multinasional, mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya anjlok 9,31 persen.

Disusul oleh saham Melrose Industries, perusahaan yang mengkhususkan diri dalam membeli dan meningkatkan perusahaan berkinerja buruk, yang jatuh 3,24 persen, serta Paddy Power Betfair, operator taruhan dan permainan olahraga internasional, berkurang 3,13 persen.

Baca juga: Saham Deutsche Bank rontok seiring anjloknya Bursa Jerman

Baca juga: Saham Hermes naik saat Bursa Perancis anjlok 46,92 poin

Baca juga: Harapan positif investor picu penguatan IHSG

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Harapan positif investor picu penguatan IHSG

Jakarta (ANTARA News) –  Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat dibuka menguat seiring harapan positif investor terhadap ekonomi nasional yang tengah diupayakan pemerintah tetap mampu bertahan di tengah ketidakpastian global.

IHSG dibuka menguat 1,38 poin atau 0,02 persen menjadi 5.930,60. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 0,34 poin atau 0,04 persen menjadi 938,56.

“Kenaikan suku bunga the Fed yang memberikan kepastian bagi investor, serta upaya pemerintah terus memperkuat ekonomi domestik membuka peluang bagi IHSG bertahan di area positif,” kata Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, pemerintah optimistis fundamental Indonesia masih kuat terhadap kenaikan suku bunga The Fed. Di sisi lain, APBN Indonesia juga dinilai cukup sehat terlihat dari angka keseimbangan primer pada September berada pada positif.

Kepala Riset Narada Aset Manajemen Kiswoyo Adi Joe mengatakan Bank Indonesia yang memutuskan untuk menaikan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen juga masih direspon positif investor.

“Terdapat selisih 3,5 persen dengan suku bunga the Fed, dengan demikian imbal hasil investasi di dalam negeri masih kompetitif,” katanya.

Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei menguat 332,29 poin (1,40 persen) ke 24.129,03, indeks Hang Seng menguat 88,60 poin (0,32 persen) ke 27.804,26, dan indeks Strait Times menguat 21,53 poin (0,67 persen) ke posisi 3.257,79.

Baca juga: Kurs dolar AS makin menguat, dekati angka tertinggi

Baca juga: Ikuti Wall Street, Bursa Jepang naik signifikan

Baca juga: Bursa Australia menguat, keuntungan meluas
 

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Bursa Hong Kong dibuka naik 163,39 poin

Hong Kong (ANTARA News)  – Saham-saham Hong Kong dibuka lebih tinggi pada perdagangan Jumat pagi, dengan indeks acuan Hang Seng (HSI) naik 163,39 poin atau 0,59 persen, menjadi diperdagangkan di 27.879,06 poin.

Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Kurs dolar AS makin menguat, dekati angka tertinggi

Baca juga: Wall Street menguat usai keputusan Fed, Dow naik 0,21 persen

Baca juga: IHSG dibuka naik tipis 1,38 poin seiring penguatan global
 

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Setelah kenaikan The Fed, IHSG justru menguat 14,68 poin

Jakarta (ANTARA News) – Ketika saham-saham di Wall Street turun pasca-pengumuman resmi kenaikan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserve atau The Fed, Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis, dibuka menguat 14,68 poin atau 0,25 persen menjadi 5.887,95.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 3,41 poin atau 0,37 persen menjadi 928,92.

Baca juga: Pengumuman The Fed picu penurunan saham Wall Street

Baca juga: Aksi ambil untung, Bursa Jepang dibuka melemah

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Reaksi The Fed sepi, Bursa Australia naik tipis

Sydney (ANTARA News) – Pasar saham Australia dibuka sedikit lebih tinggi pada perdagangan Kamis, di tengah sepinya reaksi terhadap kenaikan suku bunga terbaru oleh Federal Reserve AS (The Fed).

Pada pukul 10.15 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 naik tipis 0,6 poin atau 0,01 persen menjadi diperdagangkan di 6.192,9 poin dan indeks All Ordinaries yang lebih luas menambahkan 0,5 poin atau 0,01 persen pada 6.308,3 poin.

“Setelah pertemuan dua hari, Komite Pasar Terbuka pada Federal Reserve AS mengumumkan kenaikan 0,25 persentase poin dalam suku bunga acuannya. Tidak ada yang terjadi. Dolar AS stabil, saham-saham hanya beringsut lebih rendah dan pasar-pasar komoditas relatif stabil. Pasar berjangka menunjukkan ke arah penurunan untuk pasar saham Asia-Pasifik hari ini,” kata kepala analis pasar CMC Markets, Michael McCarthy mengatakan dalam catatan pagi kepada investor.

Reaksi pasar yang sepi adalah penghargaan terhadap kebijakan komunikasi terbuka Fed, dengan perhatian sekarang beralih ke data makro, katanya.

“Keuntungan industri dari China pagi ini, angka inflasi di Eropa, dan data komponen akun nasional AS malam ini. Besok membawa IHK dan penjualan ritel Jepang dan data kredit Australia. Investor cenderung fokus pada setiap implikasi pertumbuhan dan suku bunga.”

Bank-bank besar Australia dibuka sebagian besar lebih rendah, dengan ANZ tergelincir 0,07 persen, Commonwealth Bank merayap turun 0,01 persen, National Australia Bank menurun 0,11 persen dan Westpac naik 0,07 persen.

Raksasa pertambangan BHP Billiton turun 0,73 persen, saingannya Rio Tinto merosot 1,08 persen, dan Woodside Petroleum merosot 0,8 persen.

Wesfarmers naik 0,18 persen dan jaringan supermarket saingannya Woolworths bertambah 0,14 persen.

Raksasa telekomunikasi Telstra menguat 0,31 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas naik 1,2 persen dan kelompok bioteknologi CSL naik tipis 0,02 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Pengumuman The Fed picu penurunan saham Wall Street

Baca juga: Aksi ambil untung, Bursa Jepang dibuka melemah

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Indeks Nasdaq naik, dorong Wall Street ditutup bervariasi

New York (ANTARA News) – Saham-saham di Wall Street bervariasi pada penutupan perdagangan Selasa (Rabu WIB), karena para investor mempertimbangkan sekumpulan data ekonomi utama terbaru dari Amerika Serikat.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 69,84 poin atau 0,26 persen, menjadi berakhir di 26.492,21 poin.

Indeks S&P 500 turun 3,81 poin atau 0,13 persen, menjadi ditutup di 2.915,56 poin.

Indeks Komposit Nasdaq berakhir 14,22 poin atau 0,18 persen lebih tinggi menjadi 8.007,47 poin.

Harga rumah naik sebesar 6,0 persen secara tahunan pada Juli, lebih lambat dari kenaikan Juni, menurut indeks nasional S&P Case-Shiller nasional, Selasa (25/9).

Indeks 20 kota naik 5,9 persen secara tahunan, turun dari pertumbuhan 6,4 persen pada Juni. Indeks 10 kota naik 5,5 persen secara tahunan, turun dari pertumbuhan 6,0 persen di bulan sebelumnya.

Kota Las Vegas, Seattle, dan San Francisco terus melaporkan kenaikan tahun ke tahun tertinggi di antara 20 kota.

Pada Juli, Las Vegas memimpin dengan kenaikan harga 13,7 persen dari tahun ke tahun, diikuti oleh Seattle dengan peningkatan 12,1 persen dan San Francisco dengan kenaikan 10,8 persen.

“Kenaikan harga rumah mulai menyusul dengan perumahan. Perlambatan meluas,” kata David M. Blitzer, Direktur Pelaksana dan Ketua Komite Indeks pada S&P Dow Jones Indices.

Sementara itu, Indeks Kepercayaan Konsumen The Conference Board meningkat menjadi 138,4 pada September, naik dari 134,7 pada Agustus.

“Penilaian konsumen terhadap kondisi-kondisi saat ini tetap sangat menguntungkan, didukung oleh pertumbuhan ekonomi dan pekerjaan yang kuat,” kata Lynn Franco, direktur indikator ekonomi di The Conference Board.

Para investor juga terus mengawasi pertemuan kebijakan dua hari Federal Reserve AS, karena bank sentral diprediksi menaikkan suku bunga setelah mengakhiri pertemuannya pada Rabu waktu setempat (Kamis pagi WIB).

Baca juga: Aksi lepas saham picu pelemahan IHSG

Baca juga: Peugeot rugi besar di tengah Bursa Perancis menguat 2,93 poin

Baca juga: Next raih keuntungan terbesar seiring penguatan Bursa Inggris

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Peugeot rugi besar di tengah Bursa Perancis menguat 2,93 poin

Paris (ANTARA News) – Saham-saham Perancis ditutup sedikit lebih tinggi pada perdagangan Selasa (25/9), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris menguat 0,05 persen atau 2,93 poin, menjadi 5.479,10 poin.

Sebanyak 21 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 berhasil membukukan kenaikan harga.

Perusahaan minyak dan gas Technipfmc meraih keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan sahamnya maju 3,80 persen.

Diikuti oleh saham STMicroelectronics, perusahaan elektronik dan semikonduktor multinasional Perancis-Italia, yang bertambah 1,70 persen, serta perusahaan minyak dan gas terintegrasi multinasional Prancis Total naik 1,28 persen.

Sementara itu, produsen mobil multinasional Perancis Peugeot mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 4,06 persen.

Disusul oleh saham pemasok otomotif Perancis Valeo yang kehilangan 3,60 persen, dan produsen mobil Perancis Renault turun 1,98 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Saham BMW rontok ketika Bursa Jerman menguat 23,84 poin

Baca juga: Next raih keuntungan terbesar seiring penguatan Bursa Inggris

Baca juga: Aksi lepas saham picu pelemahan IHSG
 

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Saham ExxonMobil dan Apple naik, Wall Street ditutup bervariasi

New York  (ANTARA News) – Saham-saham di Wall Street bervariasi pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena para investor terus mengawasi perkembangan terbaru dari ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan mitra-mitra dagang utamanya.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 181,45 poin atau 0,68 persen, menjadi ditutup di 26.562,05 poin.

Indeks S&P 500 turun 10,30 poin atau 0,35 persen, menjadi berakhir di 2.919,37 poin.

Indeks Komposit Nasdaq ditutup 6,29 poin atau 0,08 persen lebih tinggi, menjadi 7.993,25 poin.

Saham Caterpillar dan Boeing, perusahaan-perusahaan dengan eksposur pendapatan luar negeri yang tinggi, keduanya menurun lebih dari satu persen, pada penutupan perdagangan.

Sementara itu, saham ExxonMobil dan Apple termasuk di antara yang berkinerja terbaik dalam komponen Dow. Saham kedua perusahaan tersebut, masing-masing maju 1,68 persen dan 1,44 persen.

Tujuh dari 11 sektor utama dalam S&P 500 diperdagangkan lebih rendah, dengan sektor real estat dan konsumen memimpin penurunan. Sementara sektor teknologi ditutup 0,3 persen lebih tinggi, yang mendukung Nasdaq.

Sentimen pasar terpukul oleh kekhawatiran bahwa eskalasi friksi perdagangan antara Washington dan mitra-mitra dagang utamanya mungkin memiliki dampak negatif pada ekonomi global, para ahli mencatat.

Pada data ekonomi, Indeks Kegiatan Nasional Fed Chicago (CFNAI) tidak berubah di +0,18 pada Agustus dari tingkat Juli, Federal Reserve Bank Chicago mengumumkan pada Senin (24/9).

CFNAI adalah rata-rata tertimbang 85 indikator bulanan yang ada dari kegiatan ekonomi nasional. Angka indeks positif menunjukkan pertumbuhan di atas tren dan angka indeks negatif menunjukkan pertumbuhan di bawah tren.

Sementara itu, aktivitas pabrik di Texas terus meningkat pada September, menurut para eksekutif perusahaan yang menanggapi Survei Survei Prospek Manufaktur Texas.

Indeks produksi, ukuran kunci kondisi-kondisi manufaktur negara bagian, merosot enam poin menjadi 23,3, menunjukkan pertumbuhan produksi (output) berlanjut tetapi pada laju yang lebih lambat dari bulan lalu. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Di tengah proses Brexit, Bursa Inggris merosot 31,82 poin

Baca juga: Saham perusahaan migas naik, ketika Bursa Perancis melemah

Baca juga: Saham Daimler rontok, Bursa Jerman turun 0,64 persen

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Di tengah proses Brexit, Bursa Inggris merosot 31,82 poin

London (ANTARA News) –  Saham-saham Inggris berakhir lebih lemah pada perdagangan Senin (24/9), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London turun 0,42 persen atau 31,82 poin, menjadi 7.458,41 poin, di tengah proses Brexit.

Sky, sebuah perusahaan media dan telekomunikasi Inggris, melonjak 8,61 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham Randgold Resources dan NMC Health, yang masing-masing meningkat 6,03 persen dan 1,57 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Sementara itu, Intertek Group, sebuah perusahaan inspeksi, pengujian produk dan sertifikasi multinasional, mencatat kerugian paling besar (top loser) dari saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 3,13 persen.

Disusul oleh saham TUI AG, sebuah grup perusahaan perjalanan liburan Inggris, yang merosot 2,95 persen, serta Antofagasta, kelompok penambangan tembaga, turun 2,66 persen.

Baca juga: Saham Daimler rontok, Bursa Jerman turun 0,64 persen

Baca juga: Saham perusahaan migas naik, ketika Bursa Perancis melemah

Baca juga: Bursa Spanyol anjlok 77,6 poin

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Wall Street ditutup bervariasi di tengah data terbaru ekonomi AS

New York (ANTARA News) – Saham-saham di Wall Street bervariasi pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah menjalani sesi yang kuat karena para investor mencerna beberapa data terbaru ekonomi Amerika Serikat.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 86,52 poin atau 0,32 persen, menjadi berakhir di 26.743,50 poin. Indeks S&P 500 turun 1,08 poin atau 0,04 persen, menjadi ditutup di 2.929,67 poin, dan Indeks Komposit Nasdaq berkurang 41,28 poin atau 0,51 persen, menjadi berakhir di 7.986,96 poin.

Keuntungan Dow didukung oleh reli saham McDonald dan Boeing. Saham kedua perusahaan tersebut, masing-masing naik 2,80 persen dan 1,30 persen pada penutupan.

Sektor telekomunikasi memimpin kenaikan dari 11 sektor utama S&P 500, sementara sektor keuangan diperdagangkan 0,36 persen lebih rendah, memimpin penurunan. Beberapa saham teknologi utama AS yang jatuh, juga membebani Nasdaq.

Para investor bersiap untuk reshuffling sektor S&P 500 setelah penutupan Jumat (21/9). Di antara perubahan terbesar, Facebook dan induk perusahaan Google, Alphabet, akan pindah dari teknologi ke sektor jasa telekomunikasi. Sektor ini akan diganti namanya menjadi jasa-jasa komunikasi mulai Senin (24/9), sebut Xinhua.

Pada data ekonomi, Indeks Pembelian Manajer (PMI) IHS Markit Flash AS yang disesuaikan secara musiman tercatat di 55,6 pada September, naik dari 54,7 pada Agustus, menurut laporan yang dirilis oleh penyedia data tersebut pada Jumat (21/9).

Sementara itu, Indeks Aktivitas Bisnis PMI Markit Flash AS yang disesuaikan secara musiman turun ke 52,9 pada September dari 54,8 pada Agustus, merupakan sinyal ekspansi terlemah dari output sektor jasa sejak Maret 2017.

Baca juga: Wall street menguat ditopang data terbaru ekonomi AS

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Jelang pertemuan OPEC, minyak Brent naik tipis

New York (ANTARA News) – Harga minyak global naik pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena para pedagang menungggu pertemuan Komite Pemantau Bersama (JMMC) dengan Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan mitranya di Aljazair yang dijadwalkan pada 23 September 2018.

Para pelaku pasar telah menyatakan kekhawatiran mereka atas kemajuan pada ekspansi produksi tambahan dalam pertemuan tingkat tinggi yang akan datang oleh OPEC dan negara-negara penghasil minyak lainnya.

Namun, sebut Xinhua, laporan diskusi yang sedang berlangsung tentang kenaikan produksi sebesar 500.000 barel per hari oleh OPEC dan lainnya mempersempit kenaikan harga minyak internasional pada Jumat (21/9).

Selain itu, jumlah rig yang beroperasi di Amerika Serikat menurun menjadi 1.053 rig pada pekan yang berakhir 21 September dibandingkan 1.055 rig dalam seminggu yang lalu, menurut data yang dikeluarkan oleh perusahaan jasa ladang minyak Baker Hughes pada Jumat (21/9).

Minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November, meningkat 0,46 dolar AS menjadi menetap di 70,78 dolar per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan internasional, minyak mentah Brent untuk pengiriman November, naik tipis 0,13 persen menjadi menetap pada 78,8 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Baca juga: Trump kritik OPEC, minyak hentikan kenaikan beruntun
Baca juga: OPEC beri sinyal tak naikkan produksi, harga minyak naik satu persen

 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Indeks IBEX Spanyol ditutup menguat 0,07 persen

Madrid (ANTARA News) – Saham-saham Spanyol ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat (21/9), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid menguat 0,07 persen atau 6,70 poin, menjadi 9.590,40 poin.

Sebanyak 17 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 berhasil membukukan kenaikan harga.

Operator bandara Aena meraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau “blue chips”, dengan harga sahamnya melonjak 3,26 persen.

Disusul oleh saham perusahaan infrastruktur ACS dan perusahaan media Mediaset, yang masing-masing naik 2,80 persen dan 2,40 persen.

Di sisi lain, sebut Xinhua, bank terbesar ketiga di Spanyol, Caixabank, membukukan kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 3,6 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan casing Viscofan yang merosot 3,34 persen serta perusahaan konsultan dan teknologi Indra A turun 3,19 persen.

Baca juga: Bursa Spanyol menguat 97,40 poin
 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Saham Kingfisher melonjak, indeks Inggris berakhir naik 1,67 persen

London (ANTARA News) – Saham-saham Inggris berakhir lebih tinggi pada perdagangan Jumat (21/9), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London naik 1,67 persen atau 122,91 poin, menjadi 7.490,23 poin.

Kingfisher, sebuah perusahaan perbaikan rumah internasional, melonjak 5,6 persen, menjadi peraih keuntungan teratas (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham Glencore dan Antofagasta, yang masing-masing meningkat 4,69 persen dan 4,41 persen.

Sementara itu, sebut Xinhua, Just Eat, sebuah perusahaan jasa pemesanan dan pengiriman makanan daring (online), mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 4,80 persen.

Disusul oleh saham Smiths Group, sebuah perusahaan rekayasa terdiversifikasi multinasional Inggris, yang merosot 4,43 persen, serta Barratt Developments, perusahaan pengembang properti perumahan, turun 2,95 persen.

Baca juga: Saham Burberry rontok, Bursa Inggris ditutup naik 36,20 poin
 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Darmi Bersaudara segera lepas saham ke publik

Jakarta (ANTARA News)  – PT Darmi Bersaudara merencanakan melepas sebagian sahamnya ke publik melalui mekanisme penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) pada tahun 2018 ini.

Direktur Independen Darmi Bersaudara, Lie Kurniawan di Gedung BEI Jakarta, Jumat, mengatakan melalui IPO, perusahaan akan meraih modal tambahan yang dapat digunakan untuk mendukung bisnis perusahaan di masa mendatang. 

“Ada potensi yang luar biasa untuk perusahaan di masa depannya menjadi lebih baik sehingga memutuskan untuk melaksanakan ‘go public’,” ujarnya.

Ia menambahkan aksi korporasi melalui pasar modal itu juga memungkinkan perusahaan memiliki akses permodalan yang lebih luas.

“Dengan masuk pasar modal reputasi kita bisa lebih baik,” ucapnya.

Rencananya, ia mengemukakan, Darmi Bersaudara akan melepas sekitar 22,57 persen dari seluruh modal yang ditempatkan setelah IPO. Dana hasil IPO diharapkan sebesar Rp22 miliar.

“Target realisasi pencatatan saham di BEI (Bursa Efek indonesia) pada November tahun ini,” paparnya.

Dalam aksi korporasi itu, Lie Kurniawan menyampaikan, pihaknya menggunakan buku keuangan periode Mei 2018 sebagai salah satu syarat pengajuan IPO.

Ia memaparkan sekitar 80 persen dana hasil IPO akan digunakan untuk modal kerja, sedangkan sisanya untuk pembelian aset produktif, salah satunya pembangunan pabrik secara bertahap atau akuisisi.

Darmi Bersaudara merupakan perusahaan asal Surabaya yang bergerak di sektor perdagangan umum dengan berbagai produk termasuk kayu olahan sebagai komoditasnya.

Perseroan menyediakan pasokan kayu dan olahan kayu dengan tujuan pasar internasional seperti India, Nepal, Tiongkok, Australia dan Eropa.

“Mayoritas hasil produksi atau sekitar 90 persen di ekspor ke luar negeri dengan pasar utamanya adalah India,” kata Lie Kurniawan. 

Baca juga: Analis: minat perusahaan IPO 2018 masih tinggi
 

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Bursa China dibuka lebih tinggi 0,17 persen

Beijing (ANTARA News) –  Saham-saham China dibuka lebih tinggi pada perdagangan Jumat pagi, dengan Indeks Komposit Shanghai naik 0,17 persen menjadi diperdagangkan di 2.733,87 poin.

Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China, dibuka menguat 0,29 persen menjadi diperdagangkan pada 8.258,02 poin.

Sementara itu, indeks ChiNext, yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya NASDAQ China, bertambah 0,44 persen menjadi diperdagangkan di 1.393,67 poin. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Proyeksi Bank Dunia tentang ekonomi RI dongkrak penguatan IHSG

Baca juga: Bursa Hong Kong dibuka naik 234,68 poin

Baca juga: Bursa Tokyo dibuka naik dipicu rekor baru Dow Jones

Baca juga: Wall street menguat ditopang data terbaru ekonomi AS

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Dorong perusahaan tercatat, BEI ubah peraturan

Jakarta (ANTARA News) – Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mengubah Peraturan Nomor I-A dalam rangka mendorong peningkatan jumlah perusahaan tercatat.

Divisi Komunikasi BEI Hani Ahadiyani dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis menyampaikan untuk mendorong peningkatan jumlah perusahaan tercatat dan juga memperhatikan masukan dari pelaku pasar, BEI mengakomodasinya dengan melakukan penyusunan konsep perubahan Peraturan Nomor I-A tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat.

“Terdapat lima hal yang melatarbelakangi konsep perubahan Peraturan Nomor I-A itu. Pertama, untuk mengakomodasi kebutuhan pelaku pasar akan pendanaan dari pasar modal dengan memberikan alternatif syarat pencatatan saham dan efek bersifat ekuitas selain saham,” paparnya.

Kedua, lanjut dia, sebagai penyesuaian prosedur pencatatan saham dengan Peraturan OJK Nomor 7/POJK.03/2017 tentang Dokumen Pernyataan Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas, Efek Bersifat Utang, dan/atau Sukuk.

Ketiga, ia menambahkan, melakukan penyederhanaan dokumen dari 40 dokumen menjadi 15 dokumen.

Keempat, untuk menghapus permintaan dokumen hardcopy sesuai dengan rencana integrasi proses permohonan pencatatan dan penawaran umum melalui sistem perizinan dan registrasi terintegrasi (sprint) OJK.

Dan kelima, untuk mengakomodasi pemberian notasi khusus pada kode perusahaan tercatat untuk meningkatkan perlindungan kepada investor.

“Secara garis besar, arah perubahan konsep Peraturan Nomor I-A ini untuk dapat mempermudah perusahaan mencatatkan sahamnya di bursa,” katanya.

Hani juga menyampaikan BEI mengharapkan perubahan Peraturan Nomor I-A ini dapat memperluas akses pendanaan dari pasar modal, serta memberikan kejelasan bagi pelaku pasar dan tetap memperhatikan perlindungan investor serta menyelaraskan dengan peraturan-peraturan terbaru yang berlaku di OJK terkait perusahaan tercatat dan perusahaan publik.

Ia menambahkan konsep atas perubahan Peraturan Nomor I-A saat ini sedang dalam tahap menghimpun masukan dari pelaku pasar.

“BEI juga mengharapkan partisipasi dari publik untuk memberikan masukan atas konsep
perubahan Peraturan Nomor I-A ini melalui tautan pada website http://www.idx.co.id/peraturan/rancangan-peraturan,” paparnya.

Baca juga: Perang dagang AS-Tiongkok mereda, IHSG ditutup menguat 0,98 persen
Baca juga: BEI resmikan pencatatan saham perdana dua perusahaan
 

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Bursa saham Filipina ditutup turun 1,2 persen

Manila (ANTARA News) – Saham-saham Filipina ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis, dengan indeks acuan Bursa Efek Filipina (PSE) turun 1,2 persen atau 86,50 poin, menjadi 7.134,73 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks seluruh saham bergerak turun 42,75 poin atau 0,96 persen menjadi berakhir di 4.411,96 poin.

Volume perdagangan mencapai 792,15 juta saham senilai 4,59 miliar peso (84,87 juta dolar AS), dengan 82 saham naik, 113 saham turun, sementara 33 saham ditutup datar.

Baca juga: Bursa saham Filipina ditutup turun tipis 0,03 persen

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Rupiah Rabu sore menguat menjadi Rp14.864

Jakarta (ANTARA news) – Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu sore bergerak menguat  11 poin menjadi Rp14.864 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.875 per dolar AS.

Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra di Jakarta, Rabu, mengatakan pelaku pasar yang sudah mengantisipasi pengenaan tarif atas impor Amerika Serikat kepada Tiongkok membuat pasar keuangan di negara berkembang relatif stabil.

“Pasar masih cukup nyaman bahwa tarif baru AS ditetapkan 10 persen, daripada perkiraan sebelumnya untuk tarif 25 persen kepada Tiongkok,” paparnya.

Di sisi lain, lanjut dia, pasar juga sudah mengantisipasi kebijakan Tiongkok yang mengenakan tarif balasan terhadap lebih dari 5.000 produki Amerika Serikat senilai 60 miliar dolar AS. Tarif baru itu akan berjalan mulai 24 September 2018.

Sementara itu, Head of Economic Research Danareksa Research Institute, Damhuri Nasution menilai bahwa upaya-upaya yang telah dilakukan Bank Indonesia juga sudah tepat dalam menjaga rupiah, diantaranya melakukan dual intervention.

“Upaya itu demi menjaga volatilitas rupiah dan likuiditas, sekaligus stabilisasi pasar SUN,” katanya.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada hari ini (19/9), tercatat mata uang rupiah menguat menjadi Rp14.896 dibanding sebelumnya (14/9) di posisi Rp14.908 per dolar AS.

Baca juga: Analis : Kurs rupiah tertekan penguatan dolar dan ancaman defisit
 

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IHSG ditutup menguat didorong aksi beli investor

Jakarta (ANTARA News)  – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu ditutup menguat 61,80 poin didorong aksi beli investor terhadap saham-saham bervaluasi rendah.

IHSG ditutup menguat 61,80 poin atau 1,06 persen menjadi 5.873,59. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 11,33 poin atau 1,24 persen menjadi 923,62.

Analis Royal Investium Sekuritas Wijen Pontus di Jakarta, Rabu mengatakan IHSG menguat seiring dengan sebagian investor yang mengambil momentum beli setelah harga saham dalam beberapa hari terakhir cenderung melemah.

“Penguatan IHSG dipengaruhi faktor teknikal,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa nilai tukar rupiah yang mengalami apresiasi terhadap dolar AS pada hari ini (19/9) turut menjadi sentimen positif bagi IHSG.

“Posisi rupiah hari ini kembali ke level Rp14.800-an setelah sempat menembus level 14.900 per dolar AS kemarin (18/9),” katanya.

Di sisi lain, menurut dia, sebagian investor juga mulai mengesampingkan sentimen mengenai perang dagang. Perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok lambat laun juga akan mereda sehingga investor lebih mencermati sentimen terdekat.

“Dalam waktu dekat ini The Fed akan mengumumkan kebijakannya mengenai suku bunga, itu yang menjadi perhatian investor,” katanya.

Sementara itu tercatat, frekuensi perdagangan saham pada Rabu ini (19/9) sebanyak 408.960 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 9,78 miliar lembar saham senilai Rp6,61 triliun. Sebanyak 221 saham naik, 159 saham menurun, dan 124 saham tidak bergerak nilainya.

Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei menguat 251,98 poin (1,08 persen) ke 23.672,51, indeks Hang Seng menguat 322,70 poin (1,19 persen) ke 27.407,36, dan indeks Strait Times menguat 37,23 poin (1,19 persen) ke posisi 3.176,57. 

Baca juga: Ditopang investor domestik, IHSG terus menguat
 

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Rupiah Selasa sore menguat jadi Rp14.867

Jakarta (ANTARA News) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa sore bergerak menguat sebesar 13 poin menjadi Rp14.867 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.880 per dolar AS.

“Mata uang rupiah relatif terjaga seiring dengan mulai berkurangnya arus modal asing yang keluar,” kata Analis Senior CSA Research Institue Reza Priyambada di Jakarta.

Ia menambahkan pemerintah yang terus berupaya untuk mengendalikan defisit neraca berjalan sebesar 3 persen dari produk domestik bruto (PDB) turut direspons positif pasar.

“Pemerintah Indonesia berupaya mengendalikan impor. Kebijakan itu juga mendapat dukungan dari lembaga Dana Moneter Internasional (IMF),” katanya.

Kendati demikian, menurut dia, sentimen negatif eksternal masih akan membayangi fluktuasi rupiah menyusul langkah pemerintah Tiongkok akan membalas terhadap tarif impor perdagangan Amerika Serikat yang baru.

Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra menambahkan Presiden AS Donald Trump akan memberlakukan tarif 10 persen pada impor senilai 200 miliar dolar AS, dan menambah tarif jika Tiongkok membalas aksi AS yang terbaru.

“Amerika Serikat kembali membawa ketidakpastian baru,” katanya.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Selasa (18/9), tercatat mata uang rupiah melemah menjadi Rp14.908 dibanding sebelumnya di posisi Rp14.859 per dolar AS.

Pewarta:
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IHSG ditutup melemah, masih dipengaruhi perang dagang

Jakarta (ANTARA News) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa ditutup melemah 12,46 poin masih dipengaruhi sentimen negatif perang dagang.

IHSG ditutup melemah 12,46 poin atau 0,21 persen menjadi 5.811,79. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 1,69 poin atau 0,18 persen menjadi 912,28.

Head of Investment Research Infovesta Utama wawan Hendrayana di Jakarta, Selasa mengatakan bahwa pergerakan harga saham domestik masih dipengaruhi oleh sentimen perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok.

“Sentimen perang dagang membuat fluktuasi pasar karena dapat mempengaruhi perekonomian dunia, termasuk domestik,” ujarnya.

Kendati demikian, lanjut dia, pelemahan IHSG relatif terbatas menyusul fluktuasi nilai tukar rupiah yang relatif terjaga sesuai dengan fundamentalnya.

“Kinerja keuangan emiten pada semester pertama yang positif menandakan fluktuasi rupiah tidak berdampak negatif ke emiten. Diharapkan, kinerja emiten kuartal ketiga tahun ini kembali tumbuh,” katanya.

Sementara itu, tercatat frekuensi perdagangan saham pada Selasa  (18/9) sebanyak 409.208 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 9,52 miliar lembar saham senilai Rp6,67 triliun. Sebanyak 154 saham naik, 213 saham menurun, dan 116 saham tidak bergerak nilainya.

Bursa regional  di antaranya indeks Nikkei menguat 325,86 poin (1,41 persen) ke 23.420,53, indeks Hang Seng menguat 151,81 poin (0,56 persen) ke 27.084,66, dan indeks Strait Times melemah 2,06 poin (0,07 persen) ke posisi 3.139,34.

Pewarta:
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2018