Reaksi The Fed sepi, Bursa Australia naik tipis

Sydney (ANTARA News) – Pasar saham Australia dibuka sedikit lebih tinggi pada perdagangan Kamis, di tengah sepinya reaksi terhadap kenaikan suku bunga terbaru oleh Federal Reserve AS (The Fed).

Pada pukul 10.15 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 naik tipis 0,6 poin atau 0,01 persen menjadi diperdagangkan di 6.192,9 poin dan indeks All Ordinaries yang lebih luas menambahkan 0,5 poin atau 0,01 persen pada 6.308,3 poin.

“Setelah pertemuan dua hari, Komite Pasar Terbuka pada Federal Reserve AS mengumumkan kenaikan 0,25 persentase poin dalam suku bunga acuannya. Tidak ada yang terjadi. Dolar AS stabil, saham-saham hanya beringsut lebih rendah dan pasar-pasar komoditas relatif stabil. Pasar berjangka menunjukkan ke arah penurunan untuk pasar saham Asia-Pasifik hari ini,” kata kepala analis pasar CMC Markets, Michael McCarthy mengatakan dalam catatan pagi kepada investor.

Reaksi pasar yang sepi adalah penghargaan terhadap kebijakan komunikasi terbuka Fed, dengan perhatian sekarang beralih ke data makro, katanya.

“Keuntungan industri dari China pagi ini, angka inflasi di Eropa, dan data komponen akun nasional AS malam ini. Besok membawa IHK dan penjualan ritel Jepang dan data kredit Australia. Investor cenderung fokus pada setiap implikasi pertumbuhan dan suku bunga.”

Bank-bank besar Australia dibuka sebagian besar lebih rendah, dengan ANZ tergelincir 0,07 persen, Commonwealth Bank merayap turun 0,01 persen, National Australia Bank menurun 0,11 persen dan Westpac naik 0,07 persen.

Raksasa pertambangan BHP Billiton turun 0,73 persen, saingannya Rio Tinto merosot 1,08 persen, dan Woodside Petroleum merosot 0,8 persen.

Wesfarmers naik 0,18 persen dan jaringan supermarket saingannya Woolworths bertambah 0,14 persen.

Raksasa telekomunikasi Telstra menguat 0,31 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas naik 1,2 persen dan kelompok bioteknologi CSL naik tipis 0,02 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Pengumuman The Fed picu penurunan saham Wall Street

Baca juga: Aksi ambil untung, Bursa Jepang dibuka melemah

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018